Langsung ke konten utama

Terkuak, Masalah Aspal Sirkuit Mandalika Sebenarnya

TRENOTO – Aspal sirkuit Mandalika terus menjadi sorotan karena dianggap berbahaya jika dipaksakan menggelar balapan sekaliber MotoGP. Aspal sirkuit tersebut mengelupas ketika para pebalap melakukan tes pramusim di sana beberapa waktu lalu.

Adalah Simon Patterson yang merupakan jurnalis asal Inggris yang mencuatkan masalah di Mandalika. Ia mewawancarai beberapa pebalap dan menemukan beberapa kasus yang membahayakan.

MGPA (Mandalika Grand Prix Association) merespon masalah ini dengan mengambil tindakan pengaspalan ulang. Pengerjaan akan dilakukan setidaknya mulai dari tikungan 17 hingga tikungan 5 sirkuit Mandalika.

Namun belakangan masalah Mandalika kembali muncul ke permukaan. Adalah Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports yang mengangkat masalah sebenarnya yang dialami Mandalika.

Menurutnya aspal sirkuit Mandalika salah desain sehingga permukaannya mengelupas dibesut motor-motor MotoGP. Hal ini diungkapkan dalam wawancara eksklusifnya bersama jurnalis Motorsport Italia Matteo Nugnes.

Wawancara tersebut membahas berbagai topik mengenai MotoGP dan salah satunya Mandalika. Nugnes penasaran kenapa saat WSBK aspal Mandalika tidak mengalami masalah yang sama.

“Ini menunjukkan kekuatan motor MotoGP mampu menghancurkan aspal, jika proses pengaspalan tidak dilakukan dengan benar,” ucap Ezpeleta.

Ia menambahkan bahwa jelas ada kesalahan dalam mendesain aspal sirkuit Mandalika. Namun masalah tersebut tengah mendapat perhatian serius untuk perbaikan.

“Kami mencoba mengatasi masalah tersebut dengan pengaspalan ulang sebelum balapan dimulai. Kami melakukan upaya sebisa mungkin,” jelasnya.

Sekadar informasi, MotoGP 2022 akan segera bergulir pada awal Maret mendatang. Sementara MotoGP Mandalika 2022 akan dihelat pada 18 – 20 Maret.

Sejak diputuskan untuk dilakukan pengaspalan ulang, MGPA hanya memiliki waktu sekitar 5 pekan. Hingga saat ini, selain pengaspalan ulang, Mandalika juga terus mengebut pengerjaan fasilitas pendukung sirkuit.

Diakui Ezpeleta bahwa pengaspalan ulang dengan waktu yang mepet bukanlah solusi terbaik. Namun apa yang dilakukan saat ini (pengaspalan ulang), adalah bentuk tanggung jawab penyelenggara dan pemilik acara untuk memberikan balapan nan aman dan nyaman.

“Kami sudah membahasnya dengan otoritas tertinggi di Indonesia. Mereka meyakinkan kami bahwa masalah ini akan dianggap sebagai masalah negara dan mereka mengerahkan segala kemampuan terbaiknya,” tuturnya kemudian.

Postingan populer dari blog ini

Motogp Di Sirkuit Mandalika Dan Tuduhan Pelanggaran Ham Pbb - Bbc News Indonesia

Valdya Baraputri Wartawan BBC News Indonesia 20 Mei 2021 Sumber gambar, BBC IndonesiaKeterangan gambar, Perkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika di bulan April Puluhan keluarga beserta sejumlah ternak peliharaan mereka masih bertahan di Desa Kuta, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sementara, alat-alat besar pembangunan sirkuit Mandalika tampak dari desa mereka dari sela-sela pohon kelapa. Mandalika International Street Circuit adalah bagian dari kawasan pariwisata yang dijuluki 'Bali baru.' World Superbike akan digelar di sirkuit ini pada tanggal 12 sampai 14 November mendatang, dan MotoGP pada bulan Maret 2022. Salah seorang warga Desa Kuta yang masih bertahan, mengaku belum pindah karena belum menjual tanahnya kepada pemerintah. Namun warga lain di lahan yang sama mendapat informasi bahwa tanah mereka sudah menjadi milik negara, meski mereka tak pernah merasa menjualnya. Sementara, pihak pengembang yakin mereka telah bertindak adil dengan memberikan kompensasi la...

Republika Identity

LOMBOK -- Suasana di Bandara Internasional Lombok, Zainuddin Abdul Madjid, pada Kamis (17/3) tampak padat oleh lautan pengunjung yang ingin menyaksikan MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang akan dihelat pada 18-20 Maret 2022. Ketika keluar dari bandara, jalanan pun telah dipadati oleh kendaraan yang lalu-lalang mengangkut para pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Meskipun padat, lalu lintas kendaraan masih terbilang ramai lancar. Di sepanjang perjalanan menuju tempat penginapan, Republika melihat banyak bangunan-bangunan yang baru didirikan, bahkan ada beberapa yang belum rampung. Ini membuktikan bahwa gelaran MotoGP dapat menggerakkan roda ekonomi daerah. Menurut I Nyoman Budha, sopir yang mengantar kami dari bandara ke Telescope Villa di Central Lombok Regency, sebelum ada gelaran di Sirkuit Mandalika, tidak ada yang berminat membeli tanah di wilayah sekitar Mandalika. "Tanah di sini tadinya gersang, sepi, dan kurang ...

Motogp Mandalika Dorong Ekonomi Pulih Dan Pembuktian Bagi Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Perhelatan MotoGP Mandalika 2022 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat pada 18-20 Maret 2022 akan menjadi pendorong pemulihan ekonomi dan ajang Indonesia membuktikan diri pada dunia sebagai penyelenggara acara internasional dengan penanganan COVID-19 yang tepat. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, investasi yang disiapkan untuk pembangunan Mandalika cukup memakan biaya besar sehingga diharapkan ada dampak ekonomi dan investasi yang cukup besar dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas itu. “Kita harapkan bahwa dampak langsung dari kegiatan MotoGP multiplier effect itu sekitar setengah triliun langsung bisa dihasilkan. Setiap tahun, pariwisata Mandalika di samping MotoGP nanti bisa bertumbuh, karena juga menjadi destinasi pariwisata prioritas. Oleh karena itu, kita harapkan juga sekitar forty juta dolar AS (sekitar Rp572 triliun) setiap tahun ada multiplier impact yang dihasilkan dari sisi perekonomian,” k...