Langsung ke konten utama

Ada Label Avenue Circuit Untuk Mandalika, Ini Penjelasan Singkatnya

Bola.com, Jakarta - Akhir pekan ini, Sirkuit Mandalika menjadi perhatian dunia otomotif. Tak hanya level nasional maupun nearby, melainkan berstatus magnet bagi dunia. Yup, sirkuit bernama panjang Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit ini siap mencetak sejarah.

Dua momen besar sudah ada di depan mata satu di antara sirkuit kebanggaan publik Tanah Air tersebut. Ajang Asian Talent Cup 2021 dan Kejuaraan Dunia Balapan Superbike akan menyapa dunia through adu deru mesin serta kecepatan di lintasan sepanjang lebih dari 4 kilometer ini.

Namun, sebagian publik mungkin saja belum tahu ada apa di balik label nama panjang Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit. Pada susunan nama resmi tersebut, kata pertama mengacu ke sebuah perusahaan negara yang notabene sudah lama berkecimpung di dunia balap.

Kata 'Mandalika International' merujuk ke nama daerah di mana sirkuit tersebut berada plus kelas lintasan yang sesuai standar dunia. Nah, unsur yang paling menarik berada di bagian belakang, yakni 'Street Circuit'.

Sekilas, penempatan dua kata tersebut tak memiliki arti mendalam. Namun, di dunia balap, unsur itu menjadi penanda fungsi lain dari sebuah sirkuit. Urusan 'street circuit' berkorelasi dengan apa yang bisa dilakukan ketika tak ada balapan.

Berita video update pengerjaan yang berlangsung pada akhir Desember 2020 hingga awal Januari 2021 Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia.Ini PembedanyaArea sirkuit ini dibangun di daerah wisata. Para pembalap dan penonton akan disuguhkan oleh pemandangan indah laut dan bukit yang mengelilingi bagian sirkuit.

Motorsport.com dan ESPN F1 merilis, ada pembeda antara 'avenue circuit' dan 'circuit avenue'. Jika mengacu ke arti harfiah, memang seolah tak ada beda. Hanya saja, di dunia otomotif hal itu punya rentang signifikan alias beda banget.

Secara teknis, istilah 'avenue circuit' mengacu ke fungsi balapan yang lebih besar, alias tidak one hundred persen diperuntukkan bagi masyarakat umum ketika tak ada balapan. Penamaan tambahan 'road circuit' mengacu ke peran sirkuit ketika libur balapan, yakni menjadi sarana pariwisata alias aktivitas warga.

Oleh karena itu, masyarakat umum bisa menggunakan location di sekitar lintasan utama untuk beraktivitas, seperti olahraga lari, running, sekadar menikmati pagi atau nuansa sore. Zona yang dilarang untuk masyarakat umum adalah trek utamanya.

Sementara itu, warga umum bisa mengakses region yang disebut internal dan outer avenue di area sekitar trek utama. Sedangkan lintasan utama akan tetap mendapat penjagaan ketat.

Model ini membuat masyarakat bisa merasakan langsung apa yang terjadi dalam trek, karena bisa benar-benar 'bersinggungan' dengan zona balapan. Selain itu, sirkuit Mandalika akan memiliki beberapa tambahan yang melingkupi wilayah sekitar.

Jika melihat maket utama, zona di tengah-tengah Sirkuit Mandalika akan ada motel berbintang dan kawasan perumahan. Pada arti lain, model Mandalika adalah sirkuit yang bisa dipakai jadi jalanan, bukan jalan umum yang dibuat sirkuit. Oleh karena itu, Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit berbeda dengan apa yang tersaji di Singapura, Monako ataupun Sochi.

Postingan populer dari blog ini

Cross Mandalika – Media Informasi Pariwisata Mandalika & Lombok Tengah

Lombok Tengah adalah tempat yang tidak pernah habis untuk dijelajahi keindahannya. Kini, Lombok tengah siap menyambut Anda kembali, untuk hadir menikmati suguhan keindahan alam yang mengagumkan, keunikan budaya yang penuh filosofi makna kehidupan, serta keunikan ragam sajian kuliner yang siap memanjakan selera Anda. Go Mandalika hadir sebagai ikhtiar Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk kembali bangkitkan pariwisata di Lombok Tengah, dan menggairahkan kembali sinergi kita semua agar segala potensi yang kita miliki bisa bermanfaat kembali untuk seluruh lapisan masyarakat. Kabupaten Lombok Tengah dengan segala keindahannya, siap menyambut wisatawan kembali. H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip. & H. M. Nursiah, S.Sos. M.Si. Bupati & Wakil Bupati Lombok Tengah Inilah sejumlah destinasi wisata yang menjadi highlight bulan ini. Destinasi wisata yang lengkap, mulai dari pantai-pantainya yang indah, bukit-bukitnya yang dialiri air-air jernih dan air terjun, terus hingga ke desa-desa wisatan...

Motogp Di Sirkuit Mandalika Dan Tuduhan Pelanggaran Ham Pbb - Bbc News Indonesia

Valdya Baraputri Wartawan BBC News Indonesia 20 Mei 2021 Sumber gambar, BBC IndonesiaKeterangan gambar, Perkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika di bulan April Puluhan keluarga beserta sejumlah ternak peliharaan mereka masih bertahan di Desa Kuta, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sementara, alat-alat besar pembangunan sirkuit Mandalika tampak dari desa mereka dari sela-sela pohon kelapa. Mandalika International Street Circuit adalah bagian dari kawasan pariwisata yang dijuluki 'Bali baru.' World Superbike akan digelar di sirkuit ini pada tanggal 12 sampai 14 November mendatang, dan MotoGP pada bulan Maret 2022. Salah seorang warga Desa Kuta yang masih bertahan, mengaku belum pindah karena belum menjual tanahnya kepada pemerintah. Namun warga lain di lahan yang sama mendapat informasi bahwa tanah mereka sudah menjadi milik negara, meski mereka tak pernah merasa menjualnya. Sementara, pihak pengembang yakin mereka telah bertindak adil dengan memberikan kompensasi la...

Republika Identity

LOMBOK -- Suasana di Bandara Internasional Lombok, Zainuddin Abdul Madjid, pada Kamis (17/3) tampak padat oleh lautan pengunjung yang ingin menyaksikan MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang akan dihelat pada 18-20 Maret 2022. Ketika keluar dari bandara, jalanan pun telah dipadati oleh kendaraan yang lalu-lalang mengangkut para pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Meskipun padat, lalu lintas kendaraan masih terbilang ramai lancar. Di sepanjang perjalanan menuju tempat penginapan, Republika melihat banyak bangunan-bangunan yang baru didirikan, bahkan ada beberapa yang belum rampung. Ini membuktikan bahwa gelaran MotoGP dapat menggerakkan roda ekonomi daerah. Menurut I Nyoman Budha, sopir yang mengantar kami dari bandara ke Telescope Villa di Central Lombok Regency, sebelum ada gelaran di Sirkuit Mandalika, tidak ada yang berminat membeli tanah di wilayah sekitar Mandalika. "Tanah di sini tadinya gersang, sepi, dan kurang ...